Mahasiswa Unand pasti sudah tidak asing dengan Unit
Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sinematografi. Ya, UKM yang bergerak di bidang photography dan perfilman ini didirikan
sejak 26 Juni tahun 2008 dan termasuk salah satu UKM terfavorit di Unand.
UKM ini didirikan atas landasan mempunyai hobi yang sama dalam photography dan film, tetapi pada masa
itu belum ada wadah untuk menyalurkan hobi
dan bakat mereka. Yang pada akhirnya Ridwan bersama para founder lainnya, berinisiatif untuk
mendirikan UKM Sinematografi.
Sinematografi setiap tahunnya
selalu mengadakan event-event yang
berbau photography dan film, dan
salah satunya adalah PIXEL, PIXEL sendiri merupakan acara tahunan sinematografi
untuk mewadahi sineas-sineas yang mempunyai hobi di photography dan film. Disana Mereka dapat menyalurkan karya mereka,
yang nantinya akan ditunjukkandsebuah pameran.
Selain itu, UKM Sinematografi
juga sering bekerja sama dengan UKM-UKM lainnya untuk mengangkat acara. Seperti
yang baru-baru ini, yaitu roadshow
Surga di Telapak Kaki Ibu (SDTKI) yang diadakan di Perpustakaan lantai 5 Unand pada tanggal 22 November 2016.
Untuk roadshow ini, pihak
Sinematografi bekerja sama dengan UKM Neotelemetri dan Cortext.
Roadshow SDTKI ini bertujuan untuk
memperkenalkan film tersebut kepada masyarakat, dan juga untuk ajang sharing. Karena disana kita dapat bertanya langsung kepada sutradara dan penulis scriptnya
tentang bagaimana cara pembuatan film, script, dan lainnya. Jadi, dalam roadshow
ini pihak SDTKI tidak hanya sekedar mengenalkan film mereka, tapi juga membagi
ilmu mereka.
Roadshow tersebut juga mendatangkan
beberapa artis ternama seperti Sony Gaokasak (sutradara), Anggoro Saronto
(penulis script), Dewi Huges, Jessica Mila, Kevin Julio, Unique Priscilla, dan
pemain lainnya. Tentu dengan kedatangan mereka membuat masyarakat khususnya
mahasiswa Unand semakin antusias untuk mengikuti roadshow tersebut.
Unique
Prisclla, Jessica Mila, dan Kevin Julio
Sebanyak 300 tiket yang sudah
disiapkan panitia semuanya habis sebelum di hari-H, tapi sangat disayangkan
cuaca pada saat hari H kurang mendukung,
sehingga yang datang hanya sekitar 200 orang. Walaupun begitu roadshow tersebut terbilang sukses dan lancar, ini terlihat dari ramainya
penonton dengan antusias mereka yang tetap tinggi, walaupun cuaca saat itu
tidak bersahabat.
Roadshow film SDTKI inibukanlah
roadshow film pertama yang diselenggarakan oleh Sinematografi, mengingat
sebelumnya UKM ini juga pernah menyelenggarakan roadshow Festival Film
Indonesia (AFI) yang saat itu juga bekerja sama dengan Himpunan Ilmu Komunikasi
Universitas Andalas pada bulan Oktober lalu. Tentu dengan mengadakan
roadshow-roadshow seperti ini, anggota Sinemarografi menjadi banyak pengalaman
dalam hal perfileman.
Bayu yang diwawancarai selaku CEO
Sinematografi saat itu, berharap agar UKM Sinematografi dapat semakin maju,
dan pihak rektor lebih peduli dengan sineas-sineas yang ada disini. Karena
mereka sangat membutuhkan dukungan dari bapak Rektor dengan apa yang akan
mereka lakukan. Selain itu, Bayu juga berharap agar bisa memiliki fasilitas
lengkap yang dibutuhkan oleh Sinematorgafi, karena modal untuk sinema sendiri
tidak lah murah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar