Sabtu, 10 Desember 2016

Mengintip Keseharian FSI FATETA


Sebelumnya mungkin jarang terdengar kabar mengenai Fakultas Teknologi Pertanian Unand atau biasa yang disingkat dengan FATETA. Fakultas ini adalah  pengembangan dari jurusan Teknologi Pertanian  di Fakultas Pertanian sebelumnya. Fakultas ini resmi lahir 15 Mei 2018 dengan beberapa jurusan, yaitu Teknik Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian/Teknologi Pangan.
FATETA sendiri mempunyai Forum Studi Islam (FSI) yang disebut Islamic Solidarity Argicutural of Technology yang sudah berdiri sejak tahun 2012 yang lalu. Kegiatan yang dilakukan oleh FSI FATETA ini beragam, seperti Gema Siar Islam, LKMM, pengajian disetiap hari kamisnya, dan membuka lapak baca.
Beberapa anggota Islamic Solisarity Agricutural of Technology

Untuk kegitan lapak baca sendiri sudah didirikan sejak kepengurusan tahun lalu, lapak baca ini dibuka di Koridor FATETA setiap harinya. Bila pengurus sedang tidak ada kegiatan,  lapak baca ini dibuka dari pagi hingga sore. Jika mahasiswa inigin membaca buku yang ada di lapak baca, mahasiswa tersebut hanya diperbolehkan  membacanya ditempat itu dan tidak diperbolehkan membawa pulang.
Sedangkan untuk buku-bukunya sendiri didapatkan dari pengurusnya, bila sudah selesai membuka lapak baca, buku-buku tersebut disimpan di Dekanat dan diambil lagi keeseokan harinya. Setiap harinya lapak baca ini selalu ramai dikunjungi mahasiswa, ini terbukti dari daftar buku kunjungan yang ada. Mahasiswa yang ingin membaca buku dari lapak baca diwajibkan untuk mengisi buku tersebut.
Lapak baca

Roza yang diwawancarai selaku Kestari FSI saat itu, berkeinginan agar koleksi buku-buku yang ada di lapak baca dapat bertambah, baik itu sukarela dari mahasiswa atau pun pihak fakultas sendiri. Selain itu Roza jugaberharap agar setiap harinya lapak baca ini semakin banyak dikunjungi oleh mahasiswa-mahasiswa Unand..
Di FSI sendiri, Roza dan teman-temannya mempunyai kendala untuk berkumpul karena tidak adanya segre.“ Kalau ngumpul, karena cewek dan cowok dipisah, biasanya kita di Wisma yang ada di Kampung Batu sedangakan untuk rapat bisasanya di ruang perkuliahan atau di ruang Seminar FATETA.” Ujar Rozi.  Pengurus sempat beberapa kali  mengajukan untuk pembuatan segre FSI ini kepada pihak fakultas, tapi belum mendapat respon yang pasti mengingat FATETA ini masih baru dan masih banyak yang harus dibenahi pasca berpisah dari Fakultas Pertanian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar