
Nama saya Shania Novita, seorang mahasiswi disalah satu jurusan Ilmu Komunikasi 2014 Universitas Andalas. Dengan NO BP 1410861019 dan dalam blog ini saya akan membahas salah satu pembahasan yang sedang booming di kalangan media maupun jurnalistik, yaitu apakah kedepannya media cetak akan bertahan atau tidak.
Media cetak sebenarnya adalah media
yang flexible, karena media yang satu ini dapat digunakan oleh semua kalangan.
Walaupun kini pada kenyataannya sebagian besar pengguna media cetak adalah
kalangan pria yang sudah berumur diatas 40 tahun. Menurut mereka media cetak
yaa tinggal baca saja, tidak perlu diakses melalui internet terlebih dahulu,
maklum mereka bukanlah seperti anak muda sekarang, yang selalu mengikuti arus
teknologi dan salah satunya adalah internet.
Lalu mengapa media cetak begitu cepat ditinggalkan
dan digantikan oleh teknologi internet ?
Ya, mengakses berita atau informasi
dari internet dirasa lebih efisien ketimbang media cetak. Kita misalkan saja
beberapa menit yg lalu baru saja terjadi gempa bumi di Kepulauan Mentawai
dengan kekuatan 5 SR, berita ini sontak dalam hitungan menit akan muncul melalui
internet dan tersebar dengan cepat. Beda halnya dengan media cetak yang dimana
kita harus menunggu keesokan hari untuk membaca beritanya. Selain hal tersebut,
membaca berita atau mencari informasi melalui internet dapat dilakukan dimana
saja, kapan saja, dan sedang melakukan apa saja hanya dengan mengantongi sebuah
smartphone yang berukuran 3-6 inch. Tidak dengan media cetak yg kita
harus membawa koran tersebut kemana-mana, membukanya, membaca halaman demi
halaman. Melalui smartphone kita
tinggal pilih berita apa yang kita butuhkan, dengan mengetiknya lalu menyentuh
layarnya ke kanan dan ke kiri.
Salah satu kelebihan dari teknologi
yang ada di internet saat ini juga semua orang
bebas ingin menuliskan apa saja, baik itu berita, wacana, aspirasi
rakyat, dll. Mungkin salah satunya adalah blog ini, segala hal mengenai apa
saja bisa kita tuliskan lalu kita bagikan. Tanpa harus ada pihak lain yang mensortirnya
terlebih dahulu.
Dan apakah media cetak akan
bertahan kedepannya atau tidak ? Menurut saya tidak, mungkin yang saya jabarkan
diatas hanya sebagia besar alasan mengapa media cetak tidak akan bertahan,
walaupun masih ada beberapa kalangan yang masih setia menggunakannya. Tapi
cepat atau lambat mereka akan beralih ke sesuatu yg lebih cepat dan efisien.
Mungkin media-media cetak yang ada beberapa tahun lagi akan beralih fungsi dan
melakukan inovasi baru. Merubah kantor media cetaknya menjadi kantor media online, kantor media yang tetap
memproduksi beritamaupun informasi tapi
tidak disajikan melalui media cetak melainkan di internet. Dirasa itu juga akan
lebih menghemat biaya seperti bahan baku kertas dan cetakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar